Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STAI Sirojul Falah Bogor Gelar Visiting Professor Bahas Arsitektur Keluarga Maslahat

BOGOR, 17 September 2026 — Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sirojul Falah Bogor melalui Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) sukses menyelenggarakan kegiatan Visiting Professor dengan tema “Arsitektur Keluarga Maslahat”, Kamis, 17 September 2026. Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting pada pukul 13.00–15.00 WIB tersebut menghadirkan akademisi dan tokoh pendidikan Islam untuk membahas konstruksi keluarga yang mampu menghadirkan kemaslahatan di tengah perubahan sosial masyarakat.

Kegiatan menghadirkan Prof. Dr. H. Encup Supriatna, M.Si., Guru Besar UIN Sunan Gunung Djati Bandung, sebagai Visiting Professor. Kehadiran profesor dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya STAI Sirojul Falah Bogor dalam memperluas ruang pertukaran gagasan akademik sekaligus memperkuat budaya ilmiah di lingkungan perguruan tinggi.

Acara diawali dengan sambutan dari Kaimudin, M.Si., Ketua STAI Sirojul Falah Bogor, dan Ust. Nana Mulyana, M.Pd., Ketua Program Studi Hukum Keluarga Islam. Keduanya memberikan penguatan terhadap pentingnya kajian keluarga dalam perspektif akademik dan keislaman, khususnya dalam merespons berbagai dinamika kehidupan keluarga di masyarakat.

Sementara itu, kegiatan dipandu oleh Assoc. Prof. Dr. Misno, MEI., MH., M.Pd., Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STAI Sirojul Falah Bogor, yang bertindak sebagai host sekaligus memfasilitasi jalannya diskusi.

Dalam pemaparannya, Prof. Dr. H. Encup Supriatna mengangkat tema “Arsitektur Keluarga Maslahat” sebagai sebuah kerangka pemikiran mengenai bagaimana keluarga dibangun tidak hanya sebagai institusi sosial, tetapi juga sebagai ruang pembentukan nilai, karakter, ketahanan, dan kemaslahatan. Keluarga dipandang memiliki posisi strategis dalam membangun manusia yang berkualitas sekaligus menjadi fondasi bagi terbentuknya kehidupan masyarakat yang harmonis.

Pembahasan juga memberikan ruang bagi peserta untuk memahami bahwa membangun keluarga maslahat membutuhkan perhatian terhadap berbagai aspek, mulai dari nilai-nilai keagamaan, relasi antaranggota keluarga, pendidikan, komunikasi, hingga kemampuan keluarga dalam menghadapi perubahan sosial dan tantangan kehidupan kontemporer.

Kegiatan Visiting Professor “Arsitektur Keluarga Maslahat” mendapatkan perhatian dari sivitas akademika dan peserta yang mengikuti kegiatan secara daring. Forum tersebut tidak hanya menjadi sarana penyampaian materi, tetapi juga menjadi ruang dialog akademik antara guru besar, pimpinan perguruan tinggi, dosen, mahasiswa, dan peserta lainnya.

Melalui kegiatan ini, STAI Sirojul Falah Bogor menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kegiatan akademik yang relevan dengan persoalan masyarakat. Program Visiting Professor diharapkan dapat memperkuat jejaring akademik, meningkatkan wawasan sivitas akademika, serta mendorong lahirnya kajian-kajian keislaman yang kontekstual dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan masyarakat.

Tema “Arsitektur Keluarga Maslahat” pada akhirnya tidak hanya berbicara tentang bagaimana membangun sebuah keluarga, tetapi juga tentang bagaimana keluarga menjadi fondasi lahirnya generasi yang berilmu, berakhlak, dan mampu menghadirkan kemaslahatan bagi kehidupan bersama.

Leave a Reply