P3M dan Mahasiswa KKM STAI Sirojul Falah Bogor Gelar Penyuluhan Keluarga Sakinah di Desa Cijujung

Bogor, 22 Mei 2026 – Dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya membangun keluarga harmonis dan berkualitas sesuai nilai-nilai Islam, Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STAI Sirojul Falah Bogor bekerja sama dengan mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) menyelenggarakan kegiatan “Penyuluhan Keluarga Sakinah” pada Jumat, 22 Mei 2026.

Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor ini dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, masyarakat umum, serta mahasiswa peserta KKM STAI Sirojul Falah Bogor. Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias dan menjadi sarana edukasi keagamaan sekaligus penguatan nilai-nilai keluarga dalam kehidupan masyarakat.

Hadir sebagai pemateri utama, Ustadz Nurhadi, S.Sos.I., M.H., selaku Ketua Kantor Urusan Agama (KUA) Way Sulan, Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan pentingnya memahami hukum pernikahan dalam Islam sebagai fondasi dalam membangun keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah.

Beliau secara khusus menyoroti persoalan pernikahan dini yang masih menjadi perhatian di berbagai daerah. Menurutnya, masyarakat perlu memahami bahwa dalam ketentuan perundang-undangan di Indonesia, usia minimal pernikahan bagi calon pengantin laki-laki dan perempuan adalah 19 tahun.

“Pemahaman tentang hukum pernikahan sangat penting, terutama terkait pernikahan dini. Pernikahan bukan hanya tentang kesiapan usia, tetapi juga kesiapan mental, ekonomi, pendidikan, dan tanggung jawab dalam membangun rumah tangga,” jelas Ustadz Nurhadi dalam materinya.

Selain penyampaian materi, kegiatan berlangsung secara interaktif dan penuh keakraban. Suasana semakin hangat ketika peserta bersama-sama menyanyikan “Tepuk Sakinah” yang sempat viral beberapa waktu lalu. Momen tersebut menghadirkan nuansa edukatif yang menyenangkan sekaligus mempererat kebersamaan antara masyarakat, mahasiswa, dan narasumber.

Dalam sambutannya, Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STAI Sirojul Falah Bogor, Dr. Misno, MEI., M.H., M.Pd., menyampaikan bahwa peran perguruan tinggi saat ini tidak lagi hanya menjadi “menara gading” yang jauh dari masyarakat, tetapi harus hadir secara nyata sebagai bagian dari solusi sosial dan pemberdayaan umat.

“Perguruan tinggi hari ini bukan lagi sekadar menara gading, tetapi harus menjadi pengabdi masyarakat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan atau falah, baik di dunia maupun di akhirat,” ungkap beliau dalam sambutannya.

Kegiatan penyuluhan ini menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa tidak hanya belajar secara akademik, tetapi juga terlibat langsung dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Nana, dilanjutkan dengan sesi foto bersama antara perangkat desa, masyarakat, narasumber, dosen, dan mahasiswa KKM sebagai simbol kebersamaan dan sinergi dalam membangun masyarakat yang religius dan harmonis.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya membangun keluarga sakinah yang dilandasi kesiapan, tanggung jawab, dan nilai-nilai keislaman, serta memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam menciptakan kehidupan sosial yang lebih baik.

Leave a Reply